Selasa, 19 Maret 2013

pendidikan karakter


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Pendidikan Karakter
Pendidikan berasal dari bahasa yunani paedagogy. Yang mengandung makna seorang pendidik yang selalu melibatkan unsur mendidik yang dilakukan oleh pendidik kepada peserta didik. Dalam bahasa Romawi, pendidikan diistilahkan dengan educate yang berarti mengeluarkan sesuatu yang berada di dalam. Dan di dalam bahasa inggris, pendidikan diistilahkan to educate yang berarti memperbaiki moral dan melatih intelaktual.[1] Pengertian pendidikan sangat erat hubungannya dengan pengertian pengajaran, sehingga sulit untuk dipisahkan dan dibedakan. Pendidikan tidak dapat dilaksankan tanpa ada pengajaran, dan pengajaran tidak akan berarti jika tanpa diarahkan ke tujuan pendidikan. Selain itu, pendidikan merupakan usah pembinaan pribadi secara utuh dan lebih menyangkut masalah citra dan nilai. Sedangkan pengjaran merupakan usha mengembangkan kapasitas intelektual dan berbagai keterampilan fisik.[2]
 Theodore Roosevelt mengungkap tentang pendidikan yaitu “to educate person in mind and not in morals is to educate a manace to society (mendidik seseorang menekankan pada otak atau pikiran tidak pada moral adalah sama artinya dengan mendidik menebarkan ancaman pada masyarakat.”[3]
Berdasarkan pendapat-pendapat di atas, pengertian pendidikan itu dibagi dua, yaitu secara umum dan sacara khusus. Namun. Kedua pendidikan ini memiliki tujuan yang sama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadikan anak berakhlak mulia. Pengertian pendidikan secara umum adalah usaha sadar dan terencana dengan tujuan pengembnagan individu secara utuh dalam peranannya untuk masa yang akan datang. Sedangkan pada pengertian khusus, pendidikan adalah suatu usaha atau kegiatan yang sistematis, dan terarah membentuk dan mengembangkan kepribadian peserta didik. Pembentukan dan pengembangan ini berorientasi pada pembentukan karakter pada diri individu atau peserta didik, sehingga peran dari pendidikan tersebut tidak hanya untuk memberikan pengarahan dalam memenuhi target, tapi memberi pengarahan dalam pembentukan dan pengembangan karakter pada peserta didik.
Menurut kamus lengkap bahasa Indonesia karakter berarti tabiat, perangai, dan sifat-sifat seseorang. Sedangkan berkarakter diartikan mempunyai kepribadian sendiri. adapun kepribadian diartikan sifat khas dan hakiki seseorang yang membedakan seseorang dengan orang lain.[4]
Jadi, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah suatu usaha sadar yang sistematis dan terarah dalam membentuk dan mengembangkan kepribadian seseorang yang menjadikan dirinya memiliki sifat khas atau yang membedakan seseorang dengan orang lain.
B.     Peran Pendidikan dalam Pembentukan Karakter
Di zaman globalisasi ini, semakin marak kenakalan remaja di sekolah. Hal tersebut sangat memprihatinkan bagi generasi muda saat ini. Seharusnya mereka belajar dan menuntut ilmu dengan baik, serta berakhlak mulia, namun pada realitanya banyak siswa yang membolos, kecanduan rokok, tawuran, sampai-sampai dengan guru pun melawan, dan sebagainya.
Melihat kasus di atas, upaya melakukan pendidikan karakter dalam pembangunan masyarakat masa depan yang memiliki daya saing dan mandiri yang kuat ini perlu adanya sinergi dari banyak pihak. Sinergitas tersebut adalah:
1.      Nilai agama, kebudayaan, potensi individual, dan factor lain.
2.      Pembelajaran yang mendidik pengetahuan baik hardskill (20%) dan softskill (80%) yang akan manghasilkan peserta didik yang berkarakter.
3.      Perlu dilakukan upaya pengembangan, perubahan, dan perbaikan dengan menggunakan sikap kerja keras, hirau mutu , jujur, efisien, dan demokratis.[5]
Pendidikan merupakan tulang punggung dalam strategi pembentukan karakter bangsa. Strategi pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan dapat dilakukan dengan pembelajaran, dan fasilitasi. Dalam konteks makro, penyelenggaraan pendidikan karakter mencengkaup keseluruhan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian mutu yang melibatkan seluruh unit utama di lingkungan pendidikan nasional.[6]
Dari pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa peran pendidikan sebagai tulang punggung dalam penanaman karakter bangsa. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang tidak hanya sebagai pemahaman atau sebatas wacan intelektual saja. Tetapi, harus diikuti dengan upaya menumbuhkan rasa mencintai perilaku yang berakhlak mulia dan setiap hari harus ada upaya untuk menjadikan nilai – nilai kehidupan sebagai pembiasaan, sehingga nilai-nilai tersebut dapat mengkristal di dalam diri individu.

C.     Pilar-pilar karakter yang harus dikembangkan[7]
Di dalam pendidikan karakter banyak pilar-pilar yang harus dikembangkan. dan menurut Indonsia Heritage Foundation ada 9 pilar, yaitu:
1.      Cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya.
2.      Tanggungjawab, kedisiplinan, dan kemandirian.
3.      Kejujuran.
4.      Hormat dan santun.
5.      Kasih saying, kepedulian, dan kerjasama.
6.      Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah.
7.      Keadilan dan kepemimpinan.
8.      Baik dan rendah hati.
9.      Toleransi, cintai damai, dan persatuan.
Sedangkan menurut Ary Ginanjar Agustian dengan teori ESQ menyatakan bahwa setiap karakter positif sesungguhnya merujuk pada sifat-sifat mulia Allah Swt, yaitu Asmaul Husna. Sifat-sifat dan nama-nama Allah ini merupakan sumber inspirasi dari setiap karakter positif yang dirumuskan oleh siapapun. Dari sekian banyak karakter yang bisa diteladani dari nama-nama Allah itu, Ari merangkumnya dalam 7 pilar, yaitu:
1.  Jujur
2.  Tanggungjawab
3.  Disiplin
4.  Visioner
5.  Adil
6.  Peduli
7.  Kerjasama.





B.      
C.      










        BAB III
              KESIMPULAN
Pendidikan karakter adalah suatu usaha sadar yang sistematis dan terarah dalam membentuk dan mengembangkan kepribadian seseorang yang menjadikan dirinya memiliki sifat khas atau yang membedakan seseorang dengan orang lain. Upaya melakukan pendidikan karakter dalam pembangunan masyarakat masa depan yang memiliki daya saing dan mandiri yang kuat ini perlu adanya sinergi dari banyak pihak. Sinergitas tersebut adalah:
a)      Nilai agama, kebudayaan, potensi individual, dan factor lain.
b)      Pembelajaran yang mendidik pengetahuan baik hardskill (20%) dan softskill (80%) yang akan manghasilkan peserta didik yang berkarakter.
c)      Perlu dilakukan upaya pengembangan, perubahan, dan perbaikan dengan menggunakan sikap kerja keras, hirau mutu , jujur, efisien, dan demokratis.
Peran pendidikan sebagai tulang punggung dalam penanaman karakter bangsa. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang tidak hanya sebagai pemahaman atau sebatas wacan intelektual saja. Tetapi, harus diikuti dengan upaya menumbuhkan rasa mencintai perilaku yang berakhlak mulia dan setiap hari harus ada upaya untuk menjadikan nilai – nilai kehidupan sebagai pembiasaan, sehingga nilai-nilai tersebut dapat mengkristal di dalam diri individu.
Menurut Indonsia Heritage Foundation ada 9 pilar, yaitu:
a.             Cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya.
b.            Tanggungjawab, kedisiplinan, dan kemandirian.
c.             Kejujuran.
d.            Hormat dan santun.
e.             Kasih saying, kepedulian, dan kerjasama.
f.             Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah.
g.            Keadilan dan kepemimpinan.
h.            Baik dan rendah hati.
i.              Toleransi, cintai damai, dan persatuan.


[1] Wiji Suwarno, Dasar – Dasar Ilmu Pendidikan, (Yogyakarta:AR-RUZZ Group,2009),hal.19.
[2] Ibid,.hal.23.
[3] Abdul Majid &Dian Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2005), hal.136.
[4] Djaka P, Kamus Lengkap Bahasa Indonesi Masa Kini,(Surakarta: Pustaka Mandiri),hal.37
[5] Sri Narwanti, Pendidikan Karakter (Pengintegrasian 18 Nilai Pembentukan Karakter dalam Mata Pelajaran), (Yogyakarta:Familia,2011),hal.27.
[6] Ibid.,hal.36.
[7] Ibid.,hal.25-26.

Jumat, 04 Januari 2013

Naskah Rekaman

NASKAH REKAMAN
TENTANG IMAN KEPADA HARI KIAMAT
Assalammu’alaikum Wr.Wb.
Selamat pagi anak – anak?
Pada sesi pertemuan kali ini, ibu akan menjelaskan pelajaran tentang beriman kepada hari kiamat melalui sebuah dialog percakapan. Nah, nanti anak – anak diharap mendengarkan secara saksama, lalu catatlah hal – hal yang penting dan pokok, serta catatan harus jelas dan rapi loh. Setelah itu, catatan kaliyan silahkan dikumpulkan kepada ketua kelas!
Dan marilah kita simak percakapan mereka. Selamat mendengarkan !
Pada suatu sore yang sangat cerah, seorang ayah, ali dan ahmad sedang duduk bersantai di teras rumah. Anaknya ingin bertanya kepada ayahnya tentang iman kepada hari kiamat.
Ahmad   : “Ayah, sore ini sungguh cerah sekali ya???? Tidak seperti biasanya yang selalu mendung.”
Ayah      : “Iya nak, Alhamdulillah ya. Kita harus bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikannya.”
Ahmad   : “Iya yah, ahmad sangat bersyukur sekali. Kalau ingat musibah di kalasan kemarin sungguh mengerikan. Mengapa tidak, ada angin puting beliung yang memporak porandakan semua rumah dan pohon – pohon. Mengerikan yah.”
Ali          : “Iya yah, ali juga bersyukur,tapi ali juga takut yah kalau kalau kita mengalami musibah begitu.”
Ayah      : “Iya, ayah juga merasakan begitu. Tapi kita tidak perlu takut dan panik begitu. Karena Allah selalu bersama kita, dan selalu melindungi umatnya yang beriman. Jadi, kaliyan mau kan jadi orang yang beriman?”
Ahmad   : “Oooya pasti yah, ahmad mau banget jadi orang yang beriman. Agar ahmad dilindungi Allah SWT.”
Ali          : “Ali juga yah, akan meningkatkan keimanan ali kepada Allah SWT. Insya Allah.”
Ayah        : “Wauh hebat itu… ini baru anak ayah.”
Ahmad     : “Iya dung yah, kalau bukan anak ayah lalu anak siapa dung yah?” (Hehhehe gurauan ahmad)
Ali            :”Yah, andi mau nanya nih, dirukun iman yang kelima itukan iman kepada hari kiamat. Nah, kapan ya datangnya hari kiamat itu?”
Ayah        : (mendengar pertanyaan ali ayah tersenyum sebentar lalu menjawab) “nak, hari kiamat itu pasti akan datang, tetapi semua manusia di dunia ini tidak akan pernah ada yang tahu kapan datangnya hari kiamat. Karena Hari kiamat itu rahasia dari Allah, hanya Allah yang tahu kapan waktu datangnya hari kiamat itu.”
Ali            : “Ooo begitu, tapi yah. Kalau itu jadi rahasia Allah kenapa manusia diberitahu tentang adanya hari kiamat? Kan itu bikin penasaran yah?”
Ayah        : (ayah tersenyum lagi) “tujuan Allah memberitahukan tentang adanya hari kiamat itu, agar manusia mau beriman kepada hari kiamat itu. Lalu, setelah  manusia beriman. Diharapkan mereka dapat mempelajari tentang hari kiamat, sehingga mereka siap menyambut hari kiamat kapan saja.”
Ahmad     : “Memangnya beriman kepada hari kiamat itu maksudnya apa to yah?”
Ayah        : “Beriman kepada hari kiamat itu artinya kita mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa sesudah alam yang kita tempuh ini, ada lagi alam yang kedua, di mana pada alam kedua inilah Allah SWT memberikan balasan baik kepada orang yang berbuat kebaikan dan beramal shaleh dan memberikan siksaan kepada orang yang berbuat jahat, dan melanggar larangan Allah SWT.nah, kaliyan percaya tidak dengan hari kiamat itu?
Ahmad    : “Iya percaya dung yah, kan ahmad anak yang beriman.”
Ali            :”Ali juga percaya yah. Lalu, selain pengertiannya, kita harus mempelajari apa lagi yah?”
Ayah        : “Ya masih banyak lagi nak, seperti nama – nama lain hari kiamat, macam – macam hari kiamat, tanda – tandanya, dan yang paling penting, kita harus dapat mengambil hikmahnya dari beriman kepada hari kiamat itu.”
Ahmad     : “Wauh ahmad  jadi ingin tahu tentang itu semua yah, ayah mau tidak menjelaskan itu semua?”
Ali            :”Tapi ayah tahu tidak tentang penjelasannya?”(sambil tersenyum)
Ayah        :“Wuah, jangan salah kamu li. Begini – begini ayah dulu santri  yang rajin, selalu mendengarkan apa yang dijelaskan ustad kepada ayah. Jadi, ya sedikit – sedikit ayah ingatlah.”
Ali            :”Wuah ayah hebat, maaf ya yah..”
Ahmad     :”Lalu penjelasannya apa yah?”
Ayah        :” Iya iya,,, ayah maafkan. Ya sudah ayah jelaskan sekarang.”
Ali            : (tiba – tiba ali berdiri) sebentar yah, ali mau ambil bolpoin dan buku dulu, biar besok saat ditanya oleh bu guru ali bisa yah. Sebentar ya yah, ali ambil dulu.kamu mau ambil buku juga gak mad?”
Ahmad     :”Ooh iya, aku lupa kak, ya sudah. Kita ambil buku dan bolpoin dulu ya yah.”
Ayah        :”Ooya sudah sana, ayah kira ada apa. Iya, pelan – pelan saja tidak usah lari.”
Mereka     :”Iya yah” (jawab ahmad dan ali bersamaan dan sambil berjalan cepat menuju kamar mereka.)
Sesaat kemudian ahmad dan Ali telah kembali diteras rumah, mereka telah membawa buku dan bolpoinnya. Dan mereka telah siap mendengarkan ayahnya dan siap untuk mencatat yang dikiranya sangat penting.
Ayah        : “Bagaimana? Apa kaliyan sudah siap anak - anak?”
Ahmad            : “Oo ya jelas yah. Kami sudah siap sekarang.”
Ali            :” Tapi pelan – pelan saja ya yah, biar kami bisa memahami dan mencatat hal – hal yang penting.”
Ayah        : “Iya, ayah mengerti itu. Dengarkan ya! Hitungan ketiga ayah mulai..”
Ahmad     : “Wuah ayah, sudah seperti lomba lari saja pakai hitungan.”
Ali            :”Iya ni ayah. Kapan mulainya yah? (ali mulai nampak tidak sabar, melihat hal itu ayah lalu mulai menjelaskan)
Ayah        : “Ya, begini.. hari kiamat itu tidak hanya memliki satu nama saja. Tetapi masih ada yang lain. Seperti Yaumul akhir, artinya hari yang terakkhir, Yaumul qiyamah artinya hari penghancuran, Yaumul hasrah, artinya hari penyesalan, Yaumul ba’ats artinya hari kebangkitan, dan Yaumul hisab artinya hari perhitungan. Sebenarnya masih banyak lagi, tapi Cuma ini yang ayah ingat. Coba nanti kaliyan lihat lagi ya di modul atau LKS kaliyan!”
Mereka     : “Iya yah, nanti kami lihat lagi deh.”( jawab mereka bersamaan)
Ayah        : “Nah, selanjutnya tentang macam – macam hari kiamat itu ada dua nak, coba ayah Tanya, dua macam itu apa saja?”
Ahmad     :” Ehm, menurut ahmad kiamat besar dan kecil yah. Benar tidak  yah?”
Ali            :”Kalau menurut ali kiamat kubro dan sugro yah.”
Ayah        : “Wuah, hebat anak – anak ayah. Iya benar sekali. Kiamat besar dan kiamat kecil, atau bisa disebut juga kiamat kubro dan sugro. Kiamat kubro atau kiamat besar artinya hari hancurnya alam semesta. Sedangkan kiamat sugro yaitu hari kematian seseorang.”
Ahmad     : “Berarti secara tidak sadar kiamat itu telah datang yaw yah?”
Ayah        : “Iya, sesungguhnya kiamat itu sudah datang, sudah dari dulu malah. Tapi, itu kiamat sugro. Kiamat kubro, hanya Allah yang tahu. Nah, Allah itu Maha Pengasih mad, buktinya Allah memberikan tanda – tandanya sebelum kiamat datang.”
Ahmad     : “Oo..ada tanda – tandanya juga yah. Itu apa saja yah?”
Ayah        :“Tanda – tandanya itu meliputi  matahari terbit dari sebelah barat, munculnya binatang ajaib yang dapat berbicara dengan manusia, Keluarnya imam mahdi, Keluarnya al-masih dajjal,Turunnya nabi isa as, Keluarnya bangsa ya’juj dan ma’juj, Keluarnya asap (dukhan), dan Terpecahnya atau terbelahnya bulan.”
Ali            :”Wuah mengerikan sekali ya yah? Ahmad tidak bisa membayangkan itu semua deh. Musibah angin puting beliung kemarin di kalasan saja dan dahsyat begitu, apalagi kiamat datang. Ya Allah, Engkau sungguh Maha Besar dan Maha Kuasa.”
Ayah        :”Iya li, pasti kiamat itu akan lebih dahsyat lagi dari musibah tsunami aceh, merapi meletus, dan musibah lainnya. Karena itu, kita harus dapat mengambil hikmah dari beriman kepada Allah, agar kita tenang dan damai dalam menjalani hidup di dunia dan di akhirat.”
Ali            :”Iya yah, lalu hikmah yang harus kita ambil apa saja yah?”
Ayah        :”Coba menurut kaliyan hikmahnya apa saja? Kan tadi kaliyan sudah mendengarkan penjelasan ayah to?”
Ahmad     :”Iya yah, ahmad  sudah dapat memahami penjelasan ayah tadi kok.”
Ali            :”Ali juga sudah sedikit mengerti yah.”
Ayah        :”Nah, kalau begitu coba sebutkan hikmahnya apa saja? Yang  kaliyan ketahui saja, nanti ayah lengkapi!”
Ali       :”Ehm, apa ya yah? Ali jadi bingung. Oiya, mendorong kita untuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya.”
Ayah        :” Iya, pintar sekali. Itu salah satunya li. Nah, selain itu ada lagi tidak mad?”
Ahmad     : “Apa ya yah? Menurut ahmad berusaha menjadi manusia yang baik selama hidup di dunia yah.”
Ayah        :”Memang ya anak ayah ini pintar – pintar semua. Sudah mengerti hikmah apa saja yang dapat kita ambil dari beriman kepada hari kiamat itu. Dan ayah mau menambahkan sedikit lagi hikmahnya,bolehkan?”
Mereka     :”Ya boleh dung yah.”(Secara Bersamaan)
Ali            :”Apa itu yah?”
Ayah        :”Yaitu menyadarkan kita sebagai manusia bahwa hari akhir sebagai kehidupan yang hakiki bagi kita, menyadarkan manusia bahwa kehidupan di hari akhir adalah tujuan setiap manusia yang hidup di dunia ini, dan menjadikan kita bersikap hati – hati dalam hidup di dunia, sehingga kita akan selalu taat kepada petunjuk – petunjuk agama dan membatasi diri terhadap kesenangan hidup di dunia. Nah, cukup sekian ya penjelasan dari ayah. Semoga dengan ini kita akan bisa lebih meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT.”
Mereka     : “Amin….”
Tidak terasa sore mulai petang, sayup – sayup adzan maghrib sudah mulai terdengar nyaring. Lalu, ayah,Ali, dan Ahmad segera bergegas untuk menuju masjid.
Ayah      : “Wuah, ternyata sudah maghrib. Ayo anak - anak kita segera ke masjid, biar tidak ketinggalan sholat berjamaahnya.”
Mereka   :” Iya yah…..”(Secara bersama)
Nah, demikian percakapan antara ayah, ali, dan ahmad. lalu, ibu punya sedikit kata – kata motivasi untuk kaliyan, dengarkan ya anak – anakku. Dari umar Bin Khatab, “bahwa kami menemukan kebahagiaan hidup bersama kesabaran. Dan Alangkah bahagianya hidup bila kita selalu dan setiap saat berbuat baik,serta orang yang beriman kepada Allah dan mewujudkan keimanan tersebut dalam amal mereka adalah orang yang bahagia di dalam hidup.”jadi, kita sebagai orang muslim haruslah selalu sabar bila ingin mendapatkan kebahagiaan,selalu berbuat baik setiap saat, karena orang yang sabar dan berbuat baik akan mendapatkan barokah dari Allah SWT, serta orang yang beriman kepada Allah SWT, dan mewujudkan keimanan tersebut dalam kehidupan sehari – hari merupakan orang yang bahagia di dalam hidupnya. Semoga anak – anakku sekalian dapat mengambil hikmah dari percakapan tersebut, dan bisa menambah pengetahuan kalian tentang beriman kepada hari kiamat.
 Wassalammu’alaikum Wr.Wb.

Jumat, 28 Desember 2012

LKS AQIDAH AKHLAK

LEMBAR KERJA SISWA
MATA PELAJARAN aqidah akhlak
KELAS IX SEMESTER GANJIL

STANDAR KOMPETENSI
v  Meningkatkan keimanan kepada hari akhir.
KOMPETENSI DASAR
v  Pengertian beriman kepada hari akhir.
v  Nama lain dan tanda – tanda hari akhir.
v  Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada hari akhir.
v  Hikmah beriman kepada hari akhir.
INDIKATOR
v  Siswa mampu mendeskripsikan pengertian iman kepada hari akhir.
v  Siswa mampu membaca Q.S.Thaha:15 dengan benar dan tepat.
v  Siswa mampu menyebutkan nama - nama dan tanda-tanda hari akhir.
v  Siswa mampu memberikan contoh perilaku beriman kepada hari akhir.
v  Siswa mampu menjelaskan hikmah beriman kepada hari akhir.










 





















































LATIHAN
Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b,c,atau d pada jawaban yang paling tepat!
1.      Pengertian iman secara bahasa adalah….
a.       Sungguh – sungguh                      c. percaya
b.      Hakiki                                           d. hari kiamat
2.      Mempercayai dengan sepenuh hati bahwa hari akhir pasti akan datang adalah pengertian….
a.       Rukun iman                                   c. iman kepada hari akhir
b.      Iman kepada Allah SWT              d. rukun islam
3.      Setiap yang diciptakan pasti akan berakhir, begitu juga menciptakan alam semesta pasti ….
a.       Berakhir                                        c. abadi
b.      Kekal                                             d. bertahan selamanya
4.      Nama lain dari hari akhir adalah ….
a.       Yaumul shirod                              c. yaumul qiyamah
b.      Yaumul qohar                               d. yaumul arshi
5.      Pada hari kiamat alam akan hancur setelah sangkakala ditiupkan oleh malaikat….
a.       Munkar                                          c. israil
b.      Nakir                                             d. israfil
6.      Menurut al-hadist, hari kiamat pasti terjadi dan waktunya….
a.       Sangat jauh sekali                         c. sudah dekat
b.      Rahasia Allah SWT                       d. dekat sekali
7.      Yaumul kabir artinya….
a.       Hari yang dijanjikan                      c. hari yang sulit
b.      Hari kemenangan                          d. hari yang besar
8.      Yang bukan termasuk tanda – tanda hari kiamat adalah….
a.       Matahari terbit dari barat              c. munculnya dajjal
b.      Turunnya bintang dari langit         d. munculnya ya’juj
9.      Kejelasan tentang hari kiamat harus senantiasa kita percayai karena telah dijelaskan oleh….
a.       Sejarah nabi                                   c. Al-qur’an dan al - hadist
b.      Cerita ulama – ulama masa lalu     d. cerita nenek monyang
10.  Pada akhir – akhir ini manusia banyak memburu harta seolah – olah hidup selamanya, tetapi harus senantiasa ingat bahwa….
a.       Kekayaan itu harta berharga                     c. mati akan segera tiba
b.      Kita perlu memberikan warisan harta       d. jika tidak punya harta adalah sengsara
11.  Hari akhir pasti kaan datang, maka perilaku kita sehari – hri adalah….
a.       Berperilaku apa adanya                
b.      Bereprilaku sombong, karena hidupnya hanya sekali
c.       Bersikap semaunya
d.      Bersikap hati – hati dan taat dengan petunjuk agama
12.  Muda foya – foya, hidup kaya raya, mati masuk surga, perilaku tersebut menurut anda adalah….
a.       Bersikap acuh tak acuh terhadap hari kiamat
b.      Sesuatu yang tidak mungkin terjadi
c.       Mendorong manusia untuk hidup senamg – senang
d.      Berusaha hidup tanpa beban
13.  Banyaknya kasus pembunuhan atau kekacauan dan kejahata yang terjadi akhir – akhir ini sebagai bukti tanda –tanda hari akhir, yang kita lakukan adalah….
a.       Melarang perbuatan kejahatan
b.      Berperilaku terpuji di dalam menasehati yang baik
c.       Melaporkan kepada yang berwajib
d.      Membuat poskampling ronda malam
14.  Alam yang tampak dilihat panca indera manusia disebut….
a.       Alam konkret                                            c. alam barzah
b.      Alam abstrak                                             d. alam rohani
15.  Batas antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat disebut….
a.       Barzah                                                       c. hisab
b.      Mizan                                                        d. yaumul ba’ats

SOAL ESSAY
1. Maksud beriman kepada Hari Akhir adalah…  _______________________________________________________________________________  _______________________________________________________________________________  _______________________________________________________________________________  ______________________________________________________________________________________________________

2. Dalilnya Q.S. Thaha: 15 yang berbunyi…  _______________________________________________________________________________  _______________________________________________________________________________ _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

3. "Barang siapa yang membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya ; dan barang siapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatahannya, sedang mereka sedikitpun tidak di aniaya(dirugikan)." Ini merupakan arti surah…
     ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ 

4. Siapa saja yang berbuat amal baik, maka akan diberikan pahala di akhirat dengan ....
________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ 

5. Siapa saja berbuat kejahatan maka akan dibalas dengan setimpal kejahatannya, sebab ....
_______________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

6.   Peristiwa hancurnya alam dan seisinya diawali dengan tiupan terompet oleh ....
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
7.   Dalam hal ini Rasulullah bersabda yang artinya "Masing-masing kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan ditanyakan ....
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

8.   Untuk meningkatkan keimanan kita kepada hari akhir, maka kita harus dapat berperilaku yang mencerminkan keimanan kepada hari akhir, diantaranya sebagai berikut….
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

9.   fungsi iman kepada hari akhir adalah sebagai berikut, ....
 _______________________________________________________________________________  _______________________________________________________________________________  _______________________________________________________________________________  _______________________________________________________________________________  ____________________

10.  ”Apabila bumi di guncang dengan guncangannya (yang dahsyat).Dan bumi mengeluarkan beban-beban yang berat (yang dikandung)nya.Dan manusia bertanya : "Mengapa bumi (jadi begini ?)"Pada hari itu bumi menceritakan ceritanya.Karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka” Ini merupakan arti dari surah ....
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________



Berilah tanda “cek” () yang sesuai dengan kebiasaan kamu atas pernyataan – pernyataan yang tersedia!
Kebiasaan
Selalu
sering
Kadang -kadang
Tdk pernah
1.      saya sholat tepat waktu




2.      saya membaca qur’an setelah sholat subuh.




3.      saya minum – minuman keras setelah pulang sekolah.




4.      saya membolos sekolah bersama teman – teman.




5.      saya mencuri Hp teman di sekolah.




6.      Saya mentaati apa yang dinasehati oleh orang tua.




7.      Saya membentak orang tua ketika marah.




8.      Saya menghormati guru di sekolah.




9.      Saya menolong teman yang baru kesusahan.




10.  Saya membantu ibu setiap sore.





Translate